Komitmen Pemprov NTT untuk Percepatan Penurunan Stunting: Dinas Peternakan Provinsi NTT Melakukan Kunjungan Kerja ke Posyandu di Kota Kupang

Kamis, 21 November 2024 – Sebagai wujud orientasi dan dedikasi dalam menurunkan angka stunting di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Dinas Peternakan Provinsi NTT melaksanakan kunjungan kerja ke sejumlah posyandu di Kota Kupang. Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Kemanusiaan Percepatan Penurunan Stunting Terintegrasi (GKP2ST) yang digagas oleh Pj. Gubernur NTT, Dr. Andriko Noto Susanto, S.P., M.P

Kunjungan kerja ini melibatkan koordinasi aktif dengan petugas Puskesmas Sikumana dan Oepoi, termasuk mengunjungi Posyandu Bunga Bakung, Sukun I, Sesawi II, Kasih Sayang, Putri Malu, Seroja, dan Jambu. Dalam kegiatan tersebut, bantuan berupa 29 rak telur ayam diberikan kepada 29 anak berusia 6–23 bulan. Bantuan ini bertujuan memenuhi kebutuhan gizi anak-anak berisiko stunting, sebagai langkah strategis untuk mencegah stunting pada golden age (1.000 HPK) tumbuh kembang anak.

Inisiatif ini mendapat apresiasi tinggi dari para kader posyandu. Adapun Ibu Siska Lulu, salah satu orang tua penerima manfaat, menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah terhadap kondisi gizi anaknya. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih kepada pemerintah yang telah peduli pada pertumbuhan anakanak kami,” ujarnya

Dinas Peternakan NTT menegaskan bahwa kegiatan ini melibatkan seluruh Bidang, UPTD, dan Sekretariat untuk memastikan distribusi bantuan berjalan efektif. Pendekatan sinergis untuk mengatasi permasalahan multifaset antara pemerintah dan masyarakat ini diharapkan menciptakan generasi unggul melalui penurunan angka stunting di NTT secara signifikan.

Melalui GKP2ST, Pemerintah Provinsi NTT menunjukkan bahwa penanganan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi juga melibatkan berbagai pihak secara aktif untuk mewujudkan masyarakat NTT yang sehat, sejahtera, dan berdaya saing. (Tim Humas DisnakNTT)