
Program Rabies Vaccination Campaign in West Timor yang di dukung oleh International Rabies Taskforce-Mission Rabies-WVS telah berakhir. Berbagai kegiatan telah dilaksanakan diantaranya vaksinasi rabies dan bantuan operasional vaksinasi, Surveilans, pelatihan peningkatan kapasitas vaksinator, monitoring serta komunikasi informasi dan edukasi (KIE). Kegiatan yang juga berkolaborasi dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang NTT ini telah dilaksanakan selama 5 bulan selama bulan Desember 2024-April 2025 di Kabupaten/Kota Se-Pulau Timor.

Dinas Peternakan Provinsi NTT bersama Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) cabang NTT telah menyelenggarakan Kegiatan Penutupan Program Rabies Vaccination Campaign in West Timor pada Rabu 30 April 2025 bertempat di Hotel Sahid Timore Kota Kupang. Acara ini dihadiri oleh Pemerintah Kota Kupang, Perwakilan dari IRT-Mission Rabies, PDHI Cabang NTT, Dinas Peternakan Provinsi NTT, Dinas yang menjalankan fungsi Peternakan dan Kesehatan Hewan di seluruh Pulau Timor serta beberapa media massa.

Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT Ir. Yohanes Oktovianus, MM menyampaikan ucapan terima kasih kepada IRT-Mission Rabies karena telah memberikan bantuan operasional untuk pelaksanaan kegiatan vaksinasi rabies sehingga pengendalian penyakit rabies di Pulau Timor dapat terlaksana. Selain itu, Wakil Walikota Kupang yang turut hadir pada kegiatan ini menyampaikan dukungan sebesar-besarnya untuk pelaksanaan kegiatan vaksinasi rabies di Pulau Timor. Pada kesempatan ini juga PDHI Cabang NTT juga mengajak seluruh stakeholder terkait untuk bersama-sama membebaskan NTT dari Penyakit Rabies.
Perwakilan International Rabies Taskforce (IRT) – Mission Rabies Dr. AJ Beron, PhD, MPH menyampaikan bahwa selanjutnya akan memberikan bantuan operasional untuk kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas laboran dan vaksinator di Provinsi NTT serta melanjutkan kegiatan vaksinasi, surveilans dan KIE di Pulau Timor.
#nttBebasRabies #indonesiaBebasRabies


