Dinas Peternakan NTT Dukung HARBOLNAS 2024: Perkuat Produk Lokal di Pasar Digital

Dalam rangka menyukseskan Program Hari Belanja Online Nasional (HARBOLNAS) pada 10–16 Desember 2024, Dinas Peternakan Provinsi NTT mengambil peran aktif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus mendukung pelaku industri kecil dan menengah (IKM) lokal. HARBOLNAS tahun 2023 mencatat transaksi senilai Rp25,7 triliun, dan pada 2024 ditargetkan meningkat sebesar 15% hingga mencapai Rp28 triliun.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan oleh Dinas Peternakan Provinsi NTT adalah memastikan bahwa produk pangan yang beredar di pasaran, seperti Se’i Sapi yang merupakan produk khas NTT, memenuhi standar ASUH (Aman, Sehat, Utuh, Halal). Produk daging asap ini telah menjadi ikon kuliner khas NTT dan memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar nasional, bahkan di pasar global. Melalui pengawasan yang ketat terhadap hygiene dan sanitasi, kualitas serta keamanan produk, Dinas Peternakan Provinsi NTT memastikan bahwa produk yang dijual oleh IKM/UMKM telah memenuhi standar keamanan pangan dengan keunggulan cita rasa yang khas.

Selain pemastian kualitas, Dinas Peternakan Provinsi NTT senantiasa menghimbau para pelaku IKM/UMKM untuk lebih gencar mempromosikan produk Se’i Sapi melalui beberapa platform media sosial seperti Instagram, TikTok, Facebook, dan lainnya. Dengan strategi konten yang menarik dan promosi berkelanjutan, produk Se’i Sapi diharapkan dapat dikenal lebih luas dan menarik minat konsumen dari berbagai kalangan.

Untuk memperluas akses pasar, Dinas Peternakan juga mendorong pelaku IKM/UMKM agar dapat mengintegrasikan produk pangan asal hewan mereka ke dalam platform e-commerce seperti Shopee, Bukalapak, Lazada, dan lainnya. Langkah ini memungkinkan produk pangan lokal dapat menjangkau konsumen nasional bahkan internasional, membuka peluang ekspansi pasar yang lebih besar.

Kiat-kiat ini merupakan bagian dari visi jangka panjang serta komitmen Dinas Peternakan Provinsi NTT untuk membangun ekosistem ekonomi digital yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan kompetitif di pasar global. Dengan mengoptimalkan potensi pangan lokal dan mendukung pelaku usaha kecil, diharapkan kontribusi NTT dalam perekonomian digital nasional semakin nyata, progresif dan signifikan.

Dinas Peternakan NTT percaya bahwa kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat akan menjadi kunci utama kesuksesan HARBOLNAS 2024 sekaligus membawa manfaat nyata bagi perekonomian daerah. (HumasDisnakNTT)

— res publica pro bono populi –
(negara untuk kebaikan rakyat)