Gastroenteritis merupakan peradangan pada saluran pencernaan (lambung dan usus) yang umumnya ditandai dengan gejala muntah dan diare. Peradangan pada lambung saja disebut gastritis dan umumnya menunjukkan gejala muntah, sedangkan peradangan pada usus yang umumnya menyebabkan diare disebut enteritis. Kasus gastroenteritis dapat dipicu oleh sejumlah faktor penyebab seperti adanya alergi terhadap pakan tertentu, pakan yang keras dan kasar sehingga menyebabkan adanya trauma pada saluran cerna, keracunan (toxisitas), infestasi endoparasit intestinal dan penyebab paling umum adalah adanya infeksi bakteri maupun virus. Data kejadian kasus gastroenteritis pada pasien anjing dan kucing di Rumah Sakit Hewan (RSH) UPTD Veteriner menunjukkan adanya pola kejadian kasus yang menetap sepanjang tahun dengan gambaran kasus yang fluktuatif setiap bulan seperti yang terlihat pada grafik di bawah. Berdasarkan data perkembangan kasus gastroenteritis sepanjang tahun 2021, kasus paling tinggi terjadi pada bulan November yang merupakan masa peralihan musim panas ke musim hujan. Pada semester pertama tahun 2021, kasus gastroenteritis tidak begitu banyak dengan kasus tertinggi terlihat pada bulan Januari. Namun memasuki semester kedua tahun 2021, terlihat adanya peningkatan kasus yang cukup signifikan.
Perubahan iklim dan cuaca berperan dalam kejadian penyakit pada hewan. Perubahan cuaca yang tidak menentu mempengaruhi kondisi fisik dan imunitas tubuh hewan sehingga rentan menimbulkan penyakit. Perubahan suhu udara, kelembaban, dan curah hujan sebagai efek dari peralihan musim dapat memicu meningkatnya infeksi ektoparasit, virus dan bakteri karena tubuh hewan harus beradaptasi dengan perubahan lingkungan.
foro
