Gubernur NTT Serahkan Bantuan Sapi Kurban BANMAS Presiden RI dan Bantuan Pemprov NTT untuk Masyarakat pada Iduladha 2026
Kupang, 27 Mei 2026 – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena bertempat di Masjid KH Ahmad Dahlan, Kota Kupang, menyerahkan secara simbolis bantuan sapi kurban Bantuan Kemasyarakatan (BANMAS) Presiden Republik Indonesia berbobot 1,1 ton dengan harga sapi “monster” tersebut mencapai Rp. 93.000.000.000. Penyerahan bantuan tersebut merupakan bagian dari program Bantuan Kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Penyaluran bantuan serupa dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur yang mencakup 22 kabupaten/kota, sebagai bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat serta dukungan terhadap pengembangan sektor peternakan daerah. Menariknya, pada momentum Iduladha 2026 ini pula, selain membagikan ternak BANMAS dari Presiden RI, Gubernur NTT juga membagikan 23 ekor sapi bantuan Gubernur NTT sendiri untuk disebarkan ke 22 kabupaten/kota se-Provinsi NTT.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur NTT menyampaikan bahwa bantuan hewan kurban tidak hanya memiliki makna ibadah dan solidaritas sosial, tetapi juga menjadi wujud nyata dukungan pemerintah terhadap para peternak lokal yang selama ini menjadi salah satu pilar penggerak ekonomi daerah. “Pemerintah Provinsi NTT akan terus mendorong penguatan sektor peternakan sebagai salah satu penggerak utama ekonomi daerah. Kami berharap para peternak semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas usaha peternakan sehingga mampu bersaing dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan daerah,” tambahnya.
Provinsi Nusa Tenggara Timur selama ini dikenal sebagai salah satu sentra peternakan nasional, khususnya untuk komoditas sapi. Oleh karena itu, dukungan terhadap peternak lokal menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing sektor peternakan daerah.
“Momentum Iduladha mengajarkan nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama. Di sisi lain, program bantuan hewan kurban ini juga memberikan manfaat ekonomi bagi para peternak lokal karena ternak yang disalurkan berasal dari hasil budidaya peternak daerah yang telah memenuhi standar kesehatan dan kualitas yang ditetapkan,” ungkap Gubernur.
Di balik gagahnya sapi kurban Presiden tahun ini, ada kerja keras, kolaborasi aktif, dan seleksi ketat di lapangan oleh Tim Teknis Dinas Peternakan Provinsi NTT bersama Dinas Peternakan di 22 Kabupaten/Kota. Sinergi ini dilakukan demi memastikan bahwa seluruh ternak yang disalurkan kepada masyarakat merupakan sapi pilihan yang benar-benar sehat, bebas dari penyakit, memiliki kualitas fisik yang super, memenuhi seluruh ketentuan syariat Islam, serta menjadi representasi keunggulan yang membanggakan daerah.
Lebih dari sekadar distribusi, BANMAS adalah bukti nyata bahwa negara hadir di tengah masyarakat untuk menguatkan nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta menjaga perputaran ekonomi peternak lokal tetap berdenyut kuat. Sebab, ketika peternak lokal diperkuat, pelayanan ditingkatkan, dan kualitas dijaga, sektor peternakan tidak lagi hanya berbicara tentang ternak semata—melainkan tentang membangun kesejahteraan daerah, memperkuat kemandirian bangsa, dan pengabdian seutuhnya untuk Indonesia.
NTT Beternak. NTT Berkarya. NTT Untuk Indonesia. 🇮🇩
#BANMASPresiden2026 #Iduladha2026 #NTTBeternak #DisnakNTT #AyoBangunNTT #PeternakLokalBerdaya #SapiKurbanPresiden #DariNTTUntukIndonesia #InseminasiBuatan #SapiMonster #NTTBerdampak



