KUNKER GUBERNUR NTT UNTUK PENINJAUAN KELOMPOK TERNAK DI KABUPATEN BELU | 25 MARET 2021

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat didampingi beberapa pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi NTT dan staf khusus Gubernur melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Belu pada Kamis 25 Maret 2021. Dalam kunjungan kerja kali ini, Gubernur meninjau kelompok ternak di Kelurahan Fatukbot, Kecamatan Atambua Selatan. Didampingi oleh Plt. Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT dan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Belu, Gubernur dan rombongan menyaksikan pelaksanaan Inseminasi Buatan (IB) oleh Inseminator (petugas IB) sekaligus melakukan IB pada ternak sapi betina yang birahi atau siap kawin. Kepala Dinas Peternakan & Kesehatan Hewan Kabupaten Belu, Nikolaus Umbu Birri melaporkan populasi ternak sapi di kabupaten Belu sebanyak 72.182 ekor dan telah menyiapkan ternak sapi betina untuk dilakukan IB bibit sapi Wagyu pada awal April 2021 yang akan datang.

Plt. Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT, Johanna E. Lisapaly menyampaikan bahwa diperlukan sinergitas lintas instansi yaitu Dinas Peternakan, Dinas Pertanian dan Dinas Perindustrian agar program TJPS Gubernur NTT dari hulu sampai hilir dapat berjalan dengan baik. Dinas Pertanian mengontrol proses penanaman hingga panen, Dinas Peternakan menyiapkan ternak (sapi, kambing, babi, Ayam, dll) serta menyiapan Pabrik Pakan Ternak dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan menyiapkan mesin pencacah untuk penyiapan pakan ternak yang bahan bakunya berasal dari sisa hasil panen jagung. Kedepannya pengembangan peternakan sapi di NTT, bukan hanya ternak sapi pada umumnya tapi juga ada sapi wagyu yang cukup menjanjikan dari segi harga karena nilai jualnya lebih tinggi, sehingga akan berdampak pada tingkat kesejahteraan peternak. Plt. Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT juga mengajak para peternak/kelompok ternak untuk lebih giat lagi memelihara ternak yang sudah ada, sehingga melalui Inseminasi Buatan (IB) bibit sapi Wagyu dapat menghasilkan sapi dengan kualitas premium sebagai simbol kebangkitan peternak di NTT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *