PERTEMUAN KOORDINASI DAN ADVOKASI PENGENDALIAN PEMOTONGAN BETINA PRODUKTIF | 14 JUNI 2019

Pertemuan Koordinasi Dan Advokasi Pengendalian Pemotongan Betina Produktif Tahun 14 Juni 2019, Kupang, Kegiatan Pengendalian Pemotongan Betina Produktif merupakan salah satu kegiatan dari program Upaya Khusus Percepatan Populasi Sapi dan Kerbau Bunting (UPSUS SIWAB) yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor : 48 Tahun 2016. Program ini menjadi penting dari upaya pemerintah melakukan percepatan peningkatan populasi sapi dan kerbau. Sangat pentingnya pelaksanaan pengendalian pemotongan betina produktif ini dalam upaya untuk mendukung peningkatan populasi sapi dan kerbau, dan dalam rangka mendukung pelaksanaan pengawasan pengendalian pemotongan betina produktif. Pada Tahun 2017 Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementrian Pertanian Republik Indonesia melakukan kerja sama dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan menandatangani perjanjian kerjasama Nomor 09001/HK.230/F/05/2017 dan Nomor B/44/V/2017, tentang pengendalian pemotongan ternak ruminansia betina produktif. Melalui program ini dan upaya pengawasan melalui kerjasama dengan POLRI diharapkan dapat menekan jumlah pemotongan betina produktif secara signifikan. Untuk mewujudkan tercapainya program pengendalian pemotongan betina produktif dibutuhkan suatu kerjasama yang baik dan partisipasi semua pihak yang terkait. Semua ini dapat terwujud apabila semua pihak terkait memiliki pemahaman yang sama. Oleh sebab itu pertemuan ini dipandang sangat penting sebagai forum untuk menyatukan pemahaman dan persepsi dalam upaya menjalin koordinasi dan kerjasama yang baik dalam menunjang keberhasilan program pengendalian pemotongan betina produktif.

A. Tujuan
Pelaksanaan Pertemuan ini bertujuan untuk :
1. Menyatukan persepsi bersama antara pemerintah dan semua stakeholder terkait dalam mengendalikan pemotongan betina produktif.
2. Membahas langkah strategis dalam pengendalian pemotongan betina produktif yang dapat dilaksanakan oleh masing-masing perangkat daerah/wilayah sesuai tugas pokoknya.

B. Waktu Pelaksanaan Kegiatan
Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Waktu : 14 Juni 2019

Tempat : Aula POLDA Nusa Tenggara Timur
Alamat : Jl. Jenderal Soeharto no.3, Kota Kupang.

C.Peserta
Peserta pertemuan ini berasal dari :

1. Dinas Pertanian Kota Kupang dan Peternakan Kabupaten Kupang . 10 Orang
2. Kepolisian Daerah Provinsi NTT dan jajarann

ya. 10 Orang
3. Polres Kota Kupang dan Kapolsek Kecamatan di Kota Kupang. 10 Orang
4. Asosiasi Pejagal Kota Kupang (Ketua dan anggota.) . 15 Orang
5. Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi NTT. 2 Orang
6. Kepala Polisi Pamong Praja Kota Kupang. 2 Orang
7. Perangkat Daerah Terkait BaPeLitBangDa Provinsi NTT, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu pintu, Badan Perbatasan Provinsi NTT. 3 Orang
8. Pimpinan Bank, Koperasi dan BUMN yang ada di Kota Kupang. 8 Orang
Jumlah 60 orang

D. Narasumber dan Materi

  • Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
    Materi :” Kebijakan Nasional dalam Pengendalian Pemotongan Betina Produktif Tahun 2019 ”.
  • Kepala Dinas Peternakan Provinsi Nusa Tenggara Timur
    Materi:”Kebijakan dan Strategi Dinas Peternakan Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam Pengendalian Pemotongan Betina Produktif”.
  • Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Nusa Tenggara Timur.
    Materi : ”Peranan Polisi Pamong Praja Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam Pengendalian Pemotongan Betina Produktif”.
  • Kepala Kepolisian Daerah (Dir.BINMAS Polda).
    Materi :” Peranan POLRI dalam pengendalian Pemotongan Betina Produktif ”.
  • Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet Dinas Peternakan Provinsi Nusa Tenggara Timur.
    Materi :” Situasi Pemotongan Ternak Ruminansia Besar Betina produktif di Rumah Potong Hewan Kabupaten/Kota se- Nusa Tenggara Timur 2019
  • Kepala Seksi Kesmavet.
    Materi :” Petunjuk Teknis Pengendalian Pemotongan Ternak Ruminansia Besar Betina Produktif di Rumah Potong Hewan Kabupaten/Kota se- Nusa Tenggara Timur 2019.
  • PPNS Provinsi Nusa Tenggara Timur.
    Materi :” Peran PPNS dalam Pengendalian Pemotongan Ternak Ruminansia Besar Betina Produktif Tahun 2019
  • Koordinator Petugas Pelapor SMS Gateway Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur.
    Materi :” Pemanfaatan Pelaporan Sistem iSIKHNAS dalam Pengendalian Pemotongan Betina Produktif”.
    # Bidang Keswan Kesmavet, Juni 2019.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *